WFH sambil update skill, banyak ecourse murah diluar sanašŸ«

Sebetulnya sejak pertama kerja ditahun 2012 (waktu itu masih jaman kuliah) aku sudah terbiasa kerja dirumah. Bukan karena introvert terus pengennya dirumah aja. Tapi waktu itu emang diposisi ‘mager’, maklum masih muda masih krisis identitas. Jadi sering update karya desain dan ilustrasi di facebook. Facebook masih tergolong baru dan sebagai sosmed yang paling hits dikala itu. Hei! Gen Z sinih, kumpul wkwkwk.
Maklum sih, walau karyaku waktu itu gak bagus bagus amat, dan banyak netizen yang ngritik (*Ih! jelek amat gambarnya, kepalanya terlalu besar, postur tubuh terlalu panjang, dll), tapi nih tapi, ada orderan yang nyantol dan aku iyain aja.Ā Padahal waktu itu sudah seharusnya aku mulai susun skripsi, dan mengulang matkul yang nikainya dibawah rata rata. Ternyata orderan semakin bertambah, yasudahlah, sesatlah aku. Ternyata bekerja dan dapat uang bisa mengisi rasa nafsuku dulu yang tidak terpenuhi yaitu makanan mevvah dan baju gemes.

Hingga akhirnya sekarang ini, setelah puluhan purnama membangun studio dengan suami. Yang pada awalnya, kita ngantor. Dan, jedugggg! Blarrr! ada COVID19 datang menyerang planet bumi kita tercinta.

Kembali seperti awal, akhirnya tim kami rumahkan, begitu juga dengan kami berdua. Padahal dengan susah payah, bergaul, networking secara langsung (fisik) dengan klien. Dan kami kembali adaptasi lagi WFH. Tempat gym yang biasanya buka, akhirnya tutup. Sebetulnya kita rajin loh nge-gym tiap minggu, atau tiap lagi sempet aja. Akhirnya karena kami menyalahkan tempat gym yang tutup, kami gapernah olahraga lagi. LOL.

Cuma kerja aja dirumah, duduk didepan laptop bisa 8-10 jam. Habis itu kita menghibur diri dengan nonton NETFLIX and chill, kasihan amat mata, punggung dan bokong menampung beban kita yang bertambah pula. *Kebiasaan ini tidak baik yah teman teman*, aku sendiri kena dampaknya. Semacam insomnia, obesitas, dan stress. OMG! jadi negative vibes banget gak sih?

Setelah ratusan kali scrolling medsos, ternyata banyak banget nih teman teman dan seniorku yang pada ambil kelas bersertifikat. Ada yang ambil di Udemy, Coursera, Kelas LikedIn, Google, dll. Dan, baru tahu aku, pas lihat iklan facebook kelas FB ads ternyata MURAH BINGITS! Kukira kelas online itu mahal mahal, ternyata banyak juga yang dibawah 500K dan sudah dapat sertifikat.

Dengan semangat nafsu keingintahuanku alias kepo dengan hal hal baru, akhirnya aku ambil beberapa kelas. Dari yang gratis seperti WomenWill sampai yang berbayar. Dari yang sebelumnya gak tahu banget tentang digital marketing: FB ads, jadi lumayan paham. Dari yang sama sekali gak paham wordpress akhirnya bisa bikin website sendiri. Bener bener deh, ternyata ilmu bisa merubah segalanya. Menjadi bahan investasiku kedepan. Nah bagi yang penasaran, aku dapet sertifikat apa saja, bisa kepoin nih LinkediIn kuĀ klik disini.

Buat teman teman yang bingung nih, gimana caranya agar produktif walau dirumah aja. Mungkin bisa ikut kursus kursus gratis, cari saja di google:Ā gapura digitalĀ dengan materi digital marketing Google ads, membuat website portfolio, seputar IT. Nah untuk para wanita yang mau ngembangin usahanya untuk Go Online bisa ikutĀ WomenwillĀ *fyi! aku salah satu fasilitator (mentornya). Kalau mau yang berbayar bisa cari di sosmed dengan keyword materi apa saja yang ingin kamu pelajari, biasanya langsung muncul iklan atau akunnya. Harga kursus bervariasi ada yang dari 1 jutaan sampai yang murah 35 ribuan, di cek juga reputasinya yah biar gak zonk.

Selamat belajar semuanya,
Semoga artikelku bermanfaat yah.āœØĀ 

Artikel ini menginspirasi kamu, yuk sebarkanā¬‡ļø

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp